Langsung ke konten utama

Ditunggu kebaikan

Suatu malam di 2021, aku, Nanda dan Upang shalat magrib di masjid dekat rumah. Salah satu masjid baru yang cukup besar di daerah Glenmore. Saat ini sedang proses pembangunan.

Hendak pulang, kami sedikit berkenalan dan ngobrol dengan salah satu keluarga pemilik masjid tsb.
Yg bersangkutan berkata, "shalat jumat ke depan rencana imam di masjid ini mau minta tolong almarhum aba kamu, yek, gus toha dan .. (beberapa orang disebut oleh beliau). abah kamu, yek, dan gus toha qadarullah meninggal" 😢😢


Bahkan ketika abah meninggal pun, banyak peluang kebaikan yang menunggu untuk bisa diambil. Allahummaghfirlahu aba🖤 semoga tiap kebaikan yg aba tanam, tumbuh mekar di dunia sini dan di akhirat sana. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menjadi Volunteer Internasional Youth Leader di Malaysia (Part 1)

 Bertemu Peng Lina (Seorang Wanita Ramah dari Guangdong-China)   Bismillah, Juli 2019, pasca lulus kuliah dan banyak nganggurnya aku iseng mencoba daftar untuk menjadi volunteer suatu program internasional, namanya “International Youth Leader”.  International Youth Leader merupakan sebuah program pelatihan dan pendidikan kepemimpinan untuk pemuda yang bergerak dibidang students exchange , leadership camp , dan halal and travel tour . Youth Leader sendiri difokuskan untuk melatih pemimpin muda yang berpotensi agar mandiri dan siap bersaing dikancah internasioanal. Untuk lebih mengetahui tentang program ini dapat kepoin IGnya @internationalyouthleader. Dengan model keisengan tersebut, aku mencoba melengkapi persyaratan-persyaratan yang diajukan oleh Youth Leader Team. Beberapa diantaranya yakni mengirimkan CV dan sertifikat TOEFL. CV aku desain semenarik mungkin dengan English version dan sertifikat TOEFL dilampirkan sesuai dengan masa berlakunya. Beberapa hari selanjutny...

Pesona Segarnya Air Terjun Legomoro Glenmore Banyuwangi

Senin, 21 Januari 2019  Aku dan kedua kawanku (Novi dan Iim) main-main keluar meng eksplore Glenmore, sekalian pengen refreshing gitu ceritanya. Mengenal lebih dekat dengan tanah kelahiran kami. Setelah menerima banyak kabar tentang cantiknya Air Terjun Legomoro. Akhirnya diputuskanlah untuk pergi kesana, terlebih lagi karena lokasi yang terhitung tidak jauh dari daerah rumah kami. Jarak dari RTH Glenmore sampai air terjun Legomoro sekitar 6 km dan butuh waktu sekitar 25 menit untuk sampai ke lokasi. Medan yang ditempuh melewati beberapa aspal dan banyak juga jalan berbatu yang cukup menyusahkan. Saat pergi kesanapun ada insiden aku dan Iim jatuh di jalan bebatuan wkwk. It was funny things .  ndlosor gaessss.... wkwkw untung motornya gapapa,  Ehhh.. maksudnya untung aku dan Iim gapapa 😅😆   Hmm. Memang lah ya untuk tiba di suatu tempat yang indah diperlukan perjuangan, kan? Perjalanan kesana pun cukup menyegarkan, kita disambut dengan pepohona...

Nunggu Giliran.

Kemarin malam dapat kabar dari grup dan beberapa story kawan. Salah satu kawan di Komunitas UNEJ Mengajar telah berpulang. pulang, ke tempat asal yg sebenar-benarnya. “Innalillahi wa inna ilaihi roji'un” Seketika grup jadi rame. Aku yang baru buka grup, langsung tercengang. Diam. “Yahya? Yg pake kacamata itu? Yang biasanya ketemu di kampus dia aktif kesana-sini? Yg dulu pas di UJAR orangnya periang, baik banget?” Setelah kupastikan. Saling tanya2 ke temen2 akhirnya bener. Gimana perasaan saat itu? Ga nyangka. Bener2 ga nyangka. Allah udah berulangkali negur dengan hal2 kaya gini. Bahwa usia, kesehatan, keceriaan ga ngejamin bahwa Ia masih jauh dari waktu panggilan. Maut senantiasa mengintai. Tapi diri masih aja begini. Ntah mau ditampar seperti apa lagi? Semoga selalu dijadikannya lebih baik dan baik la...